Legenda Levin Trueno AE86 (Hachiroku)

27 09 2007

hachirokuSalah satu cara untuk mengkomunikasikan suatu brand terhadap konsumen adalah publikasi. Cara komunikasi ini unik karena yang melaksanakannya bukanlah perusahaan pemilik brand melainkan pihak ke 3 yang mengangkat isu tentang kualitas atau karakter brand tersebut untuk tujuan tertentu. Misalnya majalah wanita yang mengangkat isu tentang keunggulan suatu brand bahan makanan. Menurut Philip Kotler, informasi melalui publikasi relatif lebih mudah dipercaya oleh konsumen karena sumber informasi itu adalah pihak ke 3 yang tidak ada hubungannya dengan produsen brand yang bersangkutan.

Ada satu contoh menarik di Jepang tentang publikasi suatu brand yang membuat brand tersebut menjadi legenda. Publikasi ini berupa komik yang berjudul Initial D karangan Shigeno Shuichi. Komik ini mengangkat cerita tentang seorang pemuda yang mengendarai Toyota Levin Trueno AE86 atau lebih dikenal dengan nama HACHIROKU(lihat gambar di atas). Komik bagi sebagian besar orang jepang adalah bagian dari hidup mereka. Komik bisa mempengaruhi cara berpikir atau bahkan pola hidup mereka. Tidak terkecuali dengan komik Initial D, komik ini telah membantu Toyota dalam membentuk image dan personalitas brand Hachiroku. Bahkan ada yang bilang komik ini telah membuat Orang Jepang bangga akan produk mobil mereka.

Cerita komik ini kira-kira seperti ini. Adalah Fujiwara Takumi, anak seorang penjual tahu yang baru duduk di kelas 3 SMA. Sejak duduk di bangku SMP Takumi membantu ayahnya setiap hari mengirim tahu ke hotel-hotel di kota sebelah. Untuk mengirim tahu, Takumi harus bangun jam 4 pagi dan mengendarai mobil Hachiroku-nya,  naik turun bukit Akina. Tapi cara Takumi mengendarai mobil tidaklah seperti orang biasa. Setiap hari  dia melarikan mobilnya dengan kecepatan yang luar biasa sehingga dengan sekejap dia bisa mengatarkan tahunya. Ini tidaklah mengherankan karena Takumi belajar mobil sejak kecil dari ayahnya, Fujiwara Bunta, yang merupakan legenda pembalap jalanan di daerah Gunma. Suatu hari ketika pulang menuruni bukit Akina, Takumi menyalip Takahashi Keisuke, orang nomor 2 gang pembalap jalanan Red Suns. Dari sinilah sebenarnya awal ceritanya. Keisuke yang merasa harga dirinya jatuh karena disalip mobil Hachiroku menantang Takumi untuk balapan mobil dengannya yang mengendarai Mazda RX-7. Dalam balapan ini, Takumi berhasil mengalahkan Keisuke walaupun model mobil Keisuke lebih modern. Dari sini nama Takumi mulai terkenal di daerah Gunma. Satu demi satu pembalap jalanan menantang Takumi tapi tidak ada satupun dari mereka yang bisa mengalahkannya walaupun mesin mobil mereka lebih canggih dari Hachiroku. Dalam komik ini diceritakan bagaimana Takumi dengan Hachiroku-nya mengalahkan Nissan Skyline, Toyota MR2, Toyota Levin GT-Aprek, Nissan Sileighty, Honda Civic, Mitubishi Lancer Evolution VI, dll.

InitialD

Walaupun Toyota sudah menyetop produksi hachiroku sejak tahun 1987, sampai sekarang kebesaran brand ini masih menetap di hati penggemarnya. Bukan saja generasi tua yang mempunyai kenangan tersendiri dengan hachiroku, generasi muda yang baru lahir tahun 1987 pun banyak yang mengagumi brand ini. Saya sering melihat mahasiswa saya yang masuk ekstra-kulikuler racing car mengendarai hachiroku di kampus. Banyak orang yang terobsesi dengan sosok Takumi yang rendah hati, mempunyai teknik mengemudi yang luar biasa, cool, dan pantang menyerah. Personalitas Takumi ini dicerminkan pada brand Hachiroku dan siapa saja yang mengendarai Hachiroku akan mempunyai kebanggaan tersendiri. Saat ini umur hachiroku sudah tidak bisa dibilang muda lagi, tapi kalau kita lihat pasar mobil bekas seperti yahoo auction, harga purna jual hachiroku masih tinggi. Ini bukti dari nilai brand ini belum turun.

Kalau Anda penggemar mobil sport, saya rekomendasikan untuk membaca komik ini. Eh, di Indonesia sudah beredar belum terjemahannya ya. Kalau belum, jangan kecewa dulu, komik ini sudah ada kartunnya dan bisa dilihat di Youtube. Masukan saja kata kunci Initial D. Bukan itu saja, game-nya di PS2 pun sudah lama keluar. Saat waktu senggang saya suka main game ini. Sebagai informasi, rekor saya di bukit Akina adalah 3 menit 15 detik :-p.

Perhatian: Cerita komik Initial D adalah fiktif. Patuhilah peraturan lalu lintas bila sedang mengemudi kendaraan.





Marketing dan Cinta

27 09 2007

Menurut American Marketing Association (AMA), definisi marketing adalah sbb:

Proses perencanaan dan pelaksanaan pengembangan produk, penentuan harga, promosi dan distribusi supaya tercipta kegiatan tukar-menukar untuk mencapai tujuan individu atau kelompok

Ada yang bilang hubungan cinta juga merupakan kegiatan marketing. Lho kok bisa. Ya bisa saja, coba baca baik-baik definisi di atas, lalu hubungkan dengan cinta. Dalam definisi di atas, yang dimaksud dengan tujuan individu dan kelompok adalah tujuan untuk memenuhi kebutuhannya (need). Dalam hubungan percitaan, setiap orang mempunyai kebutuhan yang melatar belakangi cintanya, misalnya kebutuhan akan kehangatan lawan jenis, orang yang bisa berbagi perasaan, atau kebutuhan akan pasangan hidup. Kebutuhan ini dipenuhi dengan cara tukar-menukar, dalam hal ini yang dimaksud adalah saling menukar perasaan cinta. Kebutuhan ini tidak akan terpenuhi apabila tukar-menukar cinta tidak terjadi, misalnya persaan cinta hanya ada pada satu pihak saja atau bertepuk sebelah tangan.

love

Supaya kegiatan tukar-menukar perasaan cinta ini terwujud dengan mulus, seseorang harus mengembangkan perasaan cintanya sebagai produk sehingga menarik lawan jenisnya (baca customer) untuk mendapatkan perasaan cinta tsb. Di sini seseorang harus bisa membuktikan bahwa produk cintanya mempunyai kualitas tinggi alias cinta sejati, bukan cinta gombal yang kualitasnya rendah.

Tahap berikutnya adalah menentukan nilai cinta atau harga cinta. Artinya dengan cinta apa dan cinta siapa produk cinta kita akan ditukarkan. Idealnya harga cinta diberi nilai sesuai dengan kualitasnya. Kalau terlalu rendah memberi harga, memang dengan mudah ditukarkan dengan cinta orang lain tapi belum tentu mendapat cinta yang bisa memuaskan kebutuhannya. Tapi juga jangan terlalu mahal memberi harga cinta sehingga lawan jenis harus membayar lebih untuk mendapatkan cinta itu. Kalau terlalu mahal memberi harga cinta bisa mengakibatkan timbulnya persepsi jelek terhadap cinta kita (cowok atau cewek matre).

Mengembangkan produk dan menentukan harga cinta saja belum cukup untuk mewujudkan kegiatan tukar-menukar. Kita juga perlu mempromosikan cinta kita supaya orang lain tertarik untuk menukar cintanya. Tahap pertama mungkin dengan advertising untuk membentuk image yang menarik tentang cinta kita. Ini bisa dilakukan dengan mempercantik atau mempertampan diri supaya cinta kita bisa terlihat menarik secara visual. Atau bisa juga dengan menunjukan sifat-sifat yang baik tentang diri kita. Kadang seseorang sulit mendapat cinta orang lain untuk ditukarkan walaupun dia sudah melakukan promosi. Pada kondisi seperti ini mungkin harga cinta kita perlu didiskon untuk mempermudah pertukaran. Tapi hati-hati, kalau terlalu sering mendiskon cinta kita bisa terjerumus pada pengobralan cinta.

Tahap yang terakhir adalah menentukan distribusi atau tempat untuk menukar cinta. Tempat pertukaran atau transaksi ini bisa bervariasi sesuai dengan tahap hubungan cinta. Dari tahap pernyataan cinta, pernikahan, sampai rumah tangga. Tidak ada teori yang baku tentang ini, tapi diharapkan dipilih tempat yang bisa mendukung proses tukar-menukar itu.

Ok, biar enggak ngelantur lebih jauh, saya stop sampai disini :-P . Selamat bermarketing cinta ;-) .