Tips untuk memilih perusahaan riset

2 02 2007

Bila Anda seorang manager marketing, mungkin Anda pernah menghadapi masalah yang penyelesaiannya harus dilakukan dengan mengadakan riset marketing. Misalnya untuk mengetahui selera dan kepuasan konsumen, menyelidiki posisi brand Anda di pasar, atau mengurangi resiko kegagalan ketika mengeluarkan produk baru. Apabila di perusahaan Anda tidak ada lembaga riset, maka Anda harus menggunakan jasa perusahaan riset. Di tengah banyaknya perusahaan riset, perusahaan manakah yang akan Anda pilih. Apakah standar yang Anda pakai untuk memilih perusahaan riset. Di sini saya cantumkan beberapa tips  yang bisa dipakai untuk memilih perusahaan riset.

1. Kemampuan dalam perencanaan dan analisa. Pertama lihat perusahaan riset tsb dalam kemampuannya pada tahap perencanaan. Apakah perusahaan tersebut dapat merumuskan masalah yang kita hadapi dengan tepat dan benar. Apabila mereka tidak dapat menangkap permasalahan kita, hasil riset tidak akan sesuai dengan tujuan. Kemudian lihat juga kemampuan mereka dalam menganalisa data. Apakah perusahaan tersebut bisa mengorek informasi yang berguna dari data yang terkumpul.

2.Spesialisasi. Perusahaan riset biasanya mempunyai background yang berbeda-beda. Ada yang merupakan anak perusahaan dari perusahaan periklanan, ada yang berasal dari perusahaan konsultant, bahkan ada pula yang berasal dari perusahaan teknologi informasi. Perusahaan-perusahaan riset ini biasanya hanya ahli di bidang tertentu saja sesuai dengan spesialisasi mereka. Untuk itu, pilihlah perusahaan yang sesuai dengan tema permasalahan Anda. 

3.Pengetahuan tentang pemasaran. Tidak ada jaminan bahwa semua perusahaan riset mengerti pemasaran walaupun mereka expert di bidang pengumpulan data. Apabila pengetahuan mereka minim, kemungkinan metode yang dipakai akan keliru dan hasil riset akan menyebabkan pada pengambilan keputusan yang salah.

4.Kemampuan dalam field work. Kemampuan di lapangan juga sangat menentukan kualitas riset. Hal ini meliputi kualitas dan kuantitas researcher, network dengan responden, dan kemampuan mengumpulkan sample. Kemampuan yang rendah dalam mengumpulkan sample akan menurunkan kualitas dan kepercayaan terhadap hasil riset itu sendiri.

5.Rasionalitas biaya penelitian. Perhatikan dengan teliti jumlah biaya riset yang ditawarkan. Apakah biaya yang ditawarkan sesuai dengan kualitas yang diharapkan.  Apabila biaya terlalu mahal relatif terhadap kualitas, sebaiknya Anda menghindari perusahaan tsb. Tapi jangan pula memilih perusahaan riset karena murahnya saja apabila kualitasnya pun rendah.

6.Inovasi. Perhatikan pula apakah perusahaan riset tsb mempunyai kemampuan inovasi yang tinggi. Dengan kata lain, apakah perusahaan itu aktif dalam mengembangkan dan mengaplikasikan metode-metode penelitian yang baru. Perusahaan yang kurang dalam inovasi cenderung menggunakan metode-metode lama yang belum tentu sesuai dengan perkembangan pasar. Tentu saja ini akan menentukan kulitas hasil riset.